Internet Marketer = ORANG STREEES ??

Ditulis Oleh hengkitw, Saturday, 24 May 2008

Konon zaman dahulu ada pemimpin perang yang termotivasi untuk memenangkan peperangan, melawan musuh yang tangguh dari segi fisik maupun persenjataan. Pemimpin ini kemudian mengatur strategi dan rencana bersama beberapa pengawal setianya, kemudian betapa kagetnya pemimpin ini mendapatkan info bahwa jumlah pasukannya jauh lebih sedikit dari pasukan musuh, yaitu 1 : 100, dan apabila informasi tersebut sampai terdengar oleh pasukannya, maka dikhawatirkan mental dari pasukannya akan drop karena mereka sudah tahu pasti akan kalah perang, dan sayangnya informasi tsb sudah tercium oleh pasukannya.

Kemudian Pemimpin ini mengatur siasat dan strategi untuk memenangkan pertempuran dan agar dapat memotivasi pasukannya agar tetap terus bertempur, maka diambillah TINDAKAN RADIKAL oleh pemimpin tsb, yaitu waktu tengah malam dengan diam2 pemimpin itu membakar habis semua kapal2 yang ada milik pasukannya sendiri dengan tujuan agar pasukannya tidak dapat kembali pulang.

Dan pada pagi harinya diapun mengumumkan kapal2 sudah habis dibakarnya dan juga memberitahukan bahwa jumlah pasukan kalah jauh dengan musuh, sehingga mendengar hal itupun pasukannya tidak mempunyai pilihan, kecuali tetap TERUS BERPERANG atau mati.

Dengan penuh harapan menang dan rasa kangen untuk tetap bertemu anak istri, maka pasukannya pun berperang dengan gigih dan semangat pantang mundur mengalahkan musuh, sehingga yang terjadipun maka kemenanganlah yang diraih oleh Pemimpin dan pasukannya tsb.

Maka pesan moral apa yang kita dapat simpulkan dari cerita diatas, yaitu : untuk mencapai kemenangan besar maka kita harus pantang menyerah dan tetap termotivasi, ibarat kita menapaki jembatan kemudian membakarnya jembatan tsb agar kita tidak dapat berpaling mundur lagi, dan ITUPUN SAMA HALNYA DENGAN INTERNET MARKETING.

Indomug.comDengan melihat judul diatas mungkin orang benar melihat Internet Marketer adalah orang stres, karena mereka melihat sebagian besar Internet Marketer kerjaannya HANYA DUDUK didepan komputer dan itupun sama terjadi dengan saya, karena sama orang tua saya dianggap Orang Stres (itu terjadi sekitar 8 bulan yang lalu) dan sekarang anggapan itupun ditepis karena dengan menjadi Internet Marketer saya mempunyai Bisnis sendiri secara online salah satunya (Bisnis konvensional) dengan membuat barang promosi dari Gelas Mug – www.indomug.com ( meskipun belum berpenghasilan besar -) ) dan bisnis2 online lainnya.

Sehingga dapat dikatakan Internet Marketer adalah Orang Stres, tetapi stres yang dapat membawa berkah dan kebaikan, tentunya juga kekayaan, hehehe -)

Sekedar sharing untuk menjadi Internet Marketer sukses. maka ada beberapa hal yang harus kita ingat dan lakukan, yakni :

  1. HARGAI bisnis online kita.
  2. Kita harus memandang bisnis online adalah BISNIS kita sendiri (maka disitu kita berperan sebagai Entrepreneur).
  3. yakinlah mempunyai Bisnis sendiri selangkah lebih maju bila dibandingkan HANYA sebagai karyawan.
  4. Kita harus memiliki mental pengusaha.
  5. Juga memiliki mental dan sikap benar.

success for all… .

Iklan

Internet Marketing VS UKM

Ditulis Oleh raihanah, Friday, 31 August 2007

Oleh: Aulia Hazmy

Seorang ekonom Bangladesh, Muhammad Yunus, peraih hadiah Nobel pada tahun 2006 berhasil melahirkan usahawan yang mandiri dengan menghidupkan sektor usaha kecil dan menengah. Sulitnya usaha kecil berkembang salah satunya disebabkan oleh sulitnya mendapat pinjaman dari bank. Padahal dalam kenyataan usaha kecillah yang lebih akuntabel dan tidak seret dalam pengembalian pinjamam dan justru pengusaha besarlah yang ngemplang hutang.

Dalam perkembangannya UKM merupakan konsep ekonomi rakyat yang langsung dapat dirasakan dampaknya oleh rakyat. UKM menunjukkan sebuah keselarasan makna kemakmuran dan kesejahteraan bukan untuk memuaskan atau mempermewah diri.
UKM juga menunjukkan bukan memperkaya diri yang sudah kaya supaya menjadi penolong si miskin akan tetapi menolong si miskin agar tak menjadi beban si kaya.

Lantas bagaimana dengan internet marketing yang “katanya” seorang marketer yang menjalaninya bisa berpenghasilan jutaan, ratusan juta bahkan milyaran rupiah?Seberapa besar peran online marketing dalam peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Indonesia yang nyatanya 60% tergolong miskin? Malah bisa menjadi sebuah ke”ragu”an bahwa online marketing akan malah melahirkan jurang pemisah yang semakin lebar antara si kaya dan si miskin.

Bisa dikatakan bahwa online marketing tidak dapat menyentuh langsung dalam memobilisasi rakyat menuju kemakmuran dan kesejahteraan. Hal ini tidak lain dipicu oleh keterbatasan rakyat kecil terhadap teknologi informasi dan komputerisasi saat ini (rakyat belum melek teknologi alias gaptek).

Untuk itu perlu adanya sebuah konsep seperti yang disebutkan di atas yaitu melepaskan si miskin dari beban si kaya. Konsep ini dapat dimulai dari si marketer yang menyisihkan 2.5% (atau berapa pun) dari penghasilan ratusan jutanya sebagai modal si miskin dalam membangun dan menjalankan usaha kecilnya. 2.5% tidaklah besar bagi seorang online marketer namun sangat berarti bagi usaha kecil dalam membangun usahanya.

Coba kita lihat seorang tukang bakso, seberapa besar modal yang diperlukan dalam menjalankan usahanya? Mungkin kurang dari 2.5% dari penghasilan online marketer.
Berapa modal seorang tukang Bakpow, tukang jagung rebus, tukang sayur, tukang sate dan lain-lain?

Coba kita bandingkan ada berapa banyak online marketer di Indonesia, 1 atau 100 atau 1000? Kalau benar ada 1000 online marketer, bayangkan berapa banyak uang yang dapt digunakan oleh rakyat kecil untuk menjalankan usahanya.

NB: Tulisan ini dibuat untuk mengetuk pintu hati online marketer yg telah berhasil untuk peduli pada usaha kecil.

Penulis adalah member Asian Brain, dan saat ini bekerja sebagai staff British Red Cross di Banda Aceh.

Belajar Internet Marketing dengan ANNE AHIRA